Baru baru ini perkebunan Gunung Melayu mengadakan turnamen bola voli, bertindak sebagai tuan rumah adalah KSN A, lokasi pertandingan sendiri berada di dusun8, tepatnya areal Dept. Teknik atau perumahan karyawan Workshop KSN, Turnamen ini diikuti beberapa team dari dalam maupun dari luar Gunung Melayu, sebut saja, ada Ponorogo (PNR) yang berasal dari desa tetangga tepatnya Desa Sei Alimulu Air Batu, ada juga dari perwakilan kebun Lonsum, desa Sidomulyo, dan sisanya team-team dari Gunung Melayu sendiri. Saat ini turnamen ini tinggal menyelesaikan satu pertandingan lagi yaitu Final Putra, yang akan berhadapan team Ponorogo (PNR) versus Kebun Sentral A (KSN A). Sebelumnya pada hari Jum'at tanggal 26 Nopember 2010 telah diselesakan final Putri antara team Ponorogo (PNR) melawan team Lonsum. Pertandingan final itu sendiri menghasilkan juara Voli Putri dari team Ponorogo, setelah mengalahkan Lonsum 3 - 2. Pertandingan ini juga turut dihadiri beberapa Staff, seperti Bapak Dison Tarigan (koordinator traksi), Bapak Edward Silalahi (Tecnical Controller Asahan), dan Bapak Nurman (Manager Kebun Sentral).
Untuk final putra sendiri akan digelar pada tanggal 3 Desember 2010 hari Jum'at jam 16.00 wib. Dilanjutkan pada malam harinya pembagian hadiah yang ditempatkan di Club House Gunung Melayu yang berada di Kebun Sentral.
Berikut beberapa peristiwa yang terekam juru photo kami
ditulis oleh; kerno
Selamat Datang di Dusun8
Minggu, 28 November 2010
Sabtu, 27 November 2010
DUSUN 8 PGD & DEPTEK
Inilah ketika pertama kali kita memasuki dusun 8 yang berada di desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Kecamatan Rahuning ini sendiri adalah hasil dari pemekaran dari Kecamatan Bandar Pulau.
Dusun ini lahir historisnya karena ada seorang pengusahan yang membuka lahan perkebunan di desa ini, yaitu perkebunan Kelapa Sawit, sawit itu sendiri memerlukan pabrik, maka berdirilah pabrik kelapa sawit (PKS) yang dikenal orang RGM2 atau sekarang dikenal dengan nama PGD (Pabrik Gunung melayu Dua).
Saat ini Dusun 8 di bawahi seorang Kepala Dusun, Bapak Ratman, dengan Kepala Desanya Bapak Heryanto, yang kebetulan juga bertempat tinggal di Dusun 8 ini.
Kehidupan Masyarakat Dusun 8 bermata pencaharian sebagai karyawan di perkebunan ini. Dusun 8 ini sebenarnya terbagi dua Kelompok, Kelompok pertama adalah para karyawan Pabrik, sementara sisanya sebagai karyawan Bengkel Kebun Sentral.
Selain sebagai karyawan di perusahaan ini, mereka juga mempunyai usaha-usaha sampingan, seperti memelihara hewan, ada lembu, kambing dan unggas, ada juga yang mendirikan warung-warung jajanan.
Semua ini tak lain untuk menunjang kehidupan mereka, setidaknya tidak untuk kaya, adalah tabungan bagi anak-anaknya untuk dapat mencapai pendidikan yang lebih tinggi.
Langganan:
Postingan (Atom)